Social Icons

twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Pages

Kamis, 08 Juli 2010

TEKNIK PENYALURAN SINYAL

Baseband merupakan teknik penyaluran dengan menggunakan sinyal digital. Transmisi yang digunakan bersifat "bidirectional" dan digunakan untuk topologi kabel bus dengan jangkauan pendek. Media yang digunakan adalah kabel koaksial dengan resistansi 50 ohm yang ditentukan dengan spesifikasi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineering) 802.3 (Ethernet), jika kabel koaksial berukuran 0.4" dan data rate 10 Mbps (mega bit per sekon) dapat menjangkau jarak 500 meter yang dikenal dengan sebutan 10BASE5 dan untuk jarak yang lebih jauh dapat digunakan repeater.

Broadband merupakan teknik penyaluran menggunakan sinyal analog dengan "Frequency Division Multiplexing" (FDM). Spektrum media transmisi dapat dibagi sesuai keperluan. Jarak yang dijangkau lebih jauh dibanding baseband dan dapat mendukung topologi kabel tree. Broadband merupakan "undirectional" yang penuh, maka harus ada dua saluran data. Semua stasiun mengirim sinyal melalui "inbound" dan menerima sinyal dari saluran "outbound" dengan dua cara, yaitu memakai dua kabel terpisah (dual cable) dan menggunakan satu kabel dengan frekuensi modulasi berbeda. Broadband menggunakan media transmisi kabel koaksial dengan resistansi 75 ohm dan data selalu dimodulasi terlebih dahulu. Broadband lebih baik dari baseband karena dapat mengirim suara dan video secara bersamaan. Dalam beberapa hal, jaringan broadband sama dengan jaringan TV.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar